BNN Luncurkan Program “Jaga Jakarta Tanpa Narkoba” Lewat Apel Kebangsaan

HALLONEWS.COM — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Apel Kebangsaan di Jakarta dalam rangka peluncuran program strategis bertajuk “Jaga Jakarta Tanpa Narkoba”, sebagai upaya memperkuat sinergi nasional dalam melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Acara yang dihadiri oleh Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., turut diikuti Gubernur DKI Jakarta, Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya, Ketua DPRD DKI Jakarta, serta jajaran Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala BNN Komjen Suyudi menegaskan bahwa DKI Jakarta bukan hanya pusat pemerintahan dan ekonomi, tetapi juga etalase kemajuan bangsa. Karena itu, jika Jakarta bersih dari narkoba, maka daerah lain di Indonesia akan menjadikannya contoh dan inspirasi.

Advertisements
Banner Hardee new

“Program Jaga Jakarta Tanpa Narkoba lahir dari semangat kolaborasi lintas sektor — pemerintah pusat dan daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dunia usaha, media, serta para tokoh agama dan pemuda,” ujar Suyudi.

Menurutnya, narkoba kini telah menjadi ancaman serius terhadap ketahanan bangsa, bukan hanya dari sisi hukum tetapi juga sosial, ekonomi, dan moral. Penyalahgunaan narkoba merusak masa depan generasi muda dan melemahkan nilai-nilai kemanusiaan serta nasionalisme.

Suyudi memaparkan, hasil penelitian bersama BNN dan Balai Litbang UI menunjukkan bahwa kerugian ekonomi akibat narkoba mencapai Rp84,7 triliun per tahun pada 2023. Kerugian tersebut muncul dari hilangnya produktivitas tenaga kerja, biaya kesehatan, serta dampak sosial yang luas.

“Melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi juga bagian dari bela negara. Ini adalah wujud nyata cinta tanah air,” tegasnya.

BNN, lanjut Suyudi, akan terus memperkuat pendekatan humanis namun tegas, preventif namun responsif, serta berbasis data dan inovasi. BNN juga memperluas akses rehabilitasi bagi penyalahguna, meningkatkan pemberantasan sindikat, dan menggencarkan edukasi publik melalui berbagai program nasional.

Program Jaga Jakarta Tanpa Narkoba memiliki tiga fokus utama, yaitu:

Penguatan Ketahanan Masyarakat, melalui pembentukan dan pemberdayaan Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba).
Kolaborasi dan Sinergi Lintas Sektor, antara pemerintah, aparat hukum, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan komunitas lokal.

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Media Digital, guna meningkatkan literasi bahaya narkoba dan menjangkau generasi muda.

Dalam kesempatan itu, Kepala BNN juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjadikan lingkungan sebagai zona bersih narkoba, menjadikan keluarga benteng pertama melawan penyalahgunaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga masa depan bangsa.

“Mari jadikan Jaga Jakarta Tanpa Narkoba bukan sekadar slogan, tetapi gerakan sosial dan kebangsaan yang hidup di tengah masyarakat,” serunya.

Suyudi menutup sambutannya dengan mengumandangkan semangat perang melawan narkoba:

“Dari panggung Apel Kebangsaan ini, mari kita tabuh lebih keras genderang perang melawan narkoba. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan Program Jaga Jakarta Tanpa Narkoba secara resmi diluncurkan,” katanya.

Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama menuju Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba), dimulai dari ibu kota tercinta, Jakarta.

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *