Dari Malaysia ke Jakarta, Sindikat Vape Terbesar Dibongkar Polresta Bandara Soetta

HALLONEWS.COM- Polresta Bandara Soekarno-Hatta berhasil mengungkap kasus penyelundupan 8.500 cartridge vape berisi etomidet, pengungkapan terbesar sepanjang sejarah satuan itu.

Empat tersangka ditangkap, termasuk warga negara asing, sebagai bagian jaringan internasional yang melibatkan minimal tiga negara.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Ronald menyatakan, pengungkapan ini dimulai dari informasi masyarakat pada pertengahan Oktober.

Advertisements
Banner Hardee new

“Selama dua minggu penyelidikan, kami berhasil menangkap empat tersangka yakni AS (WNI) dengan 2.000 cartridge, KH (WNA) 5.000 cartridge, CW 2.000 cartridge, dan SY,” katanya dalam keterangan Minggu (16/11/2025).

“Semua barang bukti berasal dari satu pengendali, inisial B, seorang WNA,” imbuhnya.

Ia menegaskan pengungkapan ini diharapkan memutus rantai masuknya barang berbahaya ke Indonesia.

“Kami terus berkoordinasi untuk menuntaskan kasus ini,” ujarnya.

Selain itu ia menuturkan, penyidik menemukan jaringan ini beroperasi melalui aplikasi media sosial tertutup, dengan sistem downline yang ketat.

AS, kurir WNI, mengetahui barang tersebut mengandung etomidet dan menerima bayaran sesuai jumlah pengiriman.

KH dan SE diterbangkan dari Malaysia untuk mendistribusikan barang

di Jakarta dan sekitarnya dengan honor berbeda-beda.

“Penggunaan etomidet adalah risiko kesehatan serius. Kami mengimbau masyarakat tidak mengonsumsi barang ini dan melaporkan gangguan Kamtibmas melalui 110,” tuturnya.

Lanjutnya, menurut keterangan tersangka, sebagian besar barang diedarkan di Jakarta, termasuk Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Tangerang.

Ia menyatakan, pengungkapan akan terus dikembangkan untuk menjerat seluruh pihak yang terlibat.

“Ancaman hukum bagi pengedar menurut Undang-Undang Kesehatan 2017-2023 mencapai 15 tahun penjara dan denda sekitar Rp5 miliar,” pungkasnya. (ALS)

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *