Haji 2026: Kemenhaj Rampungkan Struktur Kanwil dan Kantor Daerah, Istitha’ah Jadi Syarat Wajib

HALLONEWS.COM— Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan bahwa pembentukan struktur kantor wilayah (kanwil) dan kantor Kemenhaj tingkat kabupaten/kota di seluruh Indonesia akan rampung menjelang penyelenggaraan Haji 2026.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan reformasi kelembagaan jadi agenda utama Kemenhaj untuk menjamin penyelenggaraan haji yang bersih, profesional, dan berintegritas.

“Struktur kelembagaan daerah segera dirampungkan. Pejabat eselon yang ada akan dilantik sebagai Plt. Kepala Kanwil dan Kantor Kemenhaj. Mereka bisa menjadi definitif apabila sukses dan bersih dalam penyelenggaraan Haji 2026,” ujar Irfan Yusuf, Jumat (21/11/2025).

Advertisements
Banner Hardee new

Ia menegaskan bahwa Kemenhaj melarang keras segala bentuk praktik tidak sehat dalam pelayanan haji. “Integritas adalah syarat mutlak. Tidak boleh ada permainan sekecil apa pun,” tegasnya.

Menjelang keberangkatan musim haji 1447 H/2026 M, Kemenhaj meminta pemerintah daerah mempercepat persiapan teknis, termasuk pengumuman daftar jemaah yang berhak melunasi biaya haji.

Salah satu fokus utama adalah istitha’ah kesehatan. Irfan Yusuf menegaskan bahwa syarat ini tidak dapat ditawar.

“Jemaah yang tidak lolos istitha’ah bisa dikenakan denda hingga pengurangan kuota. Jika gagal dalam pemeriksaan acak di bandara Arab Saudi, mereka akan dipulangkan,” ujarnya.

Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan jemaah yang berangkat dalam kondisi sehat dan mampu menjalankan rangkaian ibadah haji.

Kemenhaj juga memastikan rekrutmen petugas haji 2026 dilakukan secara profesional tanpa titipan. Calon petugas yang lulus seleksi akan mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis intensif selama satu bulan penuh.

Selain itu, Kemenhaj mendorong transformasi Asrama Haji menjadi hotel mandiri yang mampu menghasilkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), sehingga tidak bergantung pada anggaran pusat.

Melalui reformasi kelembagaan, penegakan integritas, dan pengetatan syarat istitha’ah, Kemenhaj menargetkan penyelenggaraan Haji 2026 lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kemenhaj berkomitmen mewujudkan penyelenggaraan haji yang lebih bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi jemaah,” tegas Irfan Yusuf. (w-2)

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *