HALLONEWS.COM – Tingkatkan layanan publik, PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terus berinovasi.
Kedua instansi ini bekerja sama untuk menghadirkan layanan kereta api (KA) dengan rute-rute strategis.
KA Jaka Lalana, menjadi salah satu kereta yang dilibatkan dalam program ini. Jalur layanan terbaru yang menjadi prioritas yakni, rute perjalanan ke daerah wisata dari Jakarta hingga Cianjur, via Bogor dan Sukabumi.
Kereta wisata Jaka Lalana dipilih, karena dinilai akan memberikan dampak positif bagi Kota Sukabumi dalam memperkuat sektor pariwisata.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sudah melakukan perjalanan menggunakan Kereta Api Inspeksi (Kais) dari Purwakarta, Jawa Barat, menuju Gambir, Jakarta.
Dalam perjalanan tersebut, Dedi didampingi para kepala daerah dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat, termasuk Wali Kota Sukabumi, Ayep
Perjalanan menggunakan Kais dilakukan untuk meninjau langsung kondisi jalur kereta serta melihat potensi pengembangan transportasi berbasis rel di wilayah Jawa Barat.
Di dalam kereta, dilakukan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Kerja sama tersebut mencakup optimalisasi penyelenggaraan dan pengembangan layanan kereta api, termasuk penguatan jalur wisata yang menjadi perhatian khusus pemprov dalam memperkuat daya tarik destinasi di berbagai daerah.
Rencananya mulai 14 Desember akan meluncur Kereta Wisata Jaka Lalana dengan rute Jakarta, Bogor, Sukabumi, hingga Cianjur.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan, kolaborasi ini membuka peluang besar bagi peningkatan konektivitas serta pertumbuhan pariwisata daerah.
“Di dalam kereta ada penandatanganan kerja sama untuk kereta pariwisata Jakarta–Bogor–Sukabumi–Cianjur dan juga perjanjian lainnya. Ini cukup baik untuk perekonomian di Jawa Barat,” ujarnya.
Apresiasi juga diberikan atas rencana pengembangan kereta wisata seperti Jaka Lalana, yang dinilai akan memberikan dampak positif bagi Kota Sukabumi, memperkuat sektor pariwisata, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Diharapkan kolaborasi ini membawa peluang besar bagi peningkatan konektivitas dan pariwisata daerah,” kata Ayep.
Dia mengatakan di dalam kereta tak hanya penandatanganan kerja sama untuk kereta pariwisata Jakarta–Bogor–Sukabumi–Cianjur, tapi terdapat perjanjian lainnya.
Selain itu, ada pula penyesuaian layanan kereta api eksisting rute Jakarta–Bandung yakni KA Parahyangan, yang bakal dilakukan perpanjangan rute sampai ke Banjar, dengan waktu tempuh sekira 3 jam.
Kehadiran KA Parahyangan yang diperpanjang rutenya ini diharapkan mampu menambah pilihan bagi pelanggan yang ingin lanjut berwisata ke Pangandaran.
Tak hanya itu, layanan kereta api khusus petani dan pedagang juga akan dihadirkan KAI dengan rute perjalanan melintasi wilayah Jawa Barat.
Gubernur Dedi Mulyadi dan Direktur Utama (Dirut) KAI Bobby Rasyidin sudah bertemu pada Kamis 6 November 2025 lalu, untuk mematangkan program ini. (yopy)







