HALLONEWS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meng-update jumlah korban meninggal dunia akibat bencana alam banjir dan tanah longsor yang menerjang tiga provinsi di pulau Sumatera.
Total jumlah korban sebanyak 303 orang. Korban meninggal dunia di Sumut capai 166 orang, Aceh 47 orang, dan Sumbar 90 orang.
Data ini disampaikan saat konferensi pers Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Sabtu (29/11/2025) sore kemarin. Selain korban meninggal dunia, ada pula korban yang sampai saat ini masih hilang.
Berikut ini data korban meninggal dunia dan korban hilang di tiga provinsi.
Di Aceh korban meninggal dunia sebanyak 47 dan hilang 51 orang. BNPB menyampaikan data terbaru korban bencana banjir-longsor di wilayah Aceh. Terdapat penambahan jumlah korban meninggal dunia total menjadi 47 orang.
“Aceh per sekarang ada penambahan korban. Yang pertama untuk korban jiwa meninggal dunia ada 47, 51 masih hilang, 8 luka-luka,” kata Kepala BNPB Suharyanto di akun YouTube BNPB, Sabtu (29/11/2025).
Sementara di Aceh Tengah korban meninggal dunia 16 orang dan yang masih dicari 2 orang. Di Kabupaten Bener Meriah 12 meninggal dunia 13 hilang. Di Aceh Tenggara 7 meninggal dunia, 25 hilang, 5 luka-luka. Di Pidie Jaya 4 meninggal dunia, 4 hilang.
Selanjutnnya di Bireuen 4 meninggal dunia, di Gayo Lues: 2 meninggal, 4 hilang, di Subulussalam 1 meninggal dunia, Lhokseumawe 1 meninggal dunia serta 3 hilang dan Aceh Tamiang 3 luka-luka.
Kemudian, BNPB menyampaikan update terbaru mengenai korban bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut). Data terbaru ada penambahan korban tewas menjadi 166 orang.
“Sumatera Utara korban jiwa yang kemarin 116 jiwa sekarang menjadi 166 jiwa meninggal dunia,” kata Suharyanto.
“Artinya dalam satu hari ini bertambah 60 jiwa meninggal dunia ini berkat operasi pencarian pertolongan oleh satgas gabungan yang dipimpin oleh Basarnas,” lanjutnya.
Suharyanto menuturkan 143 orang hingga saat ini masih hilang. Jumlah tersebut berasal dari delapan wilayah terdampak di Sumut.
“Kemudian 143 jiwa yang masih hilang. Rinciannya banyak. Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Humbang Hasundutan, Kota Padang Sidempuan, Papak Barat dan Mandailing Natal. Tidak ada perubahan Kabupaten/Kota yang terdampak masih 8,” jelasnya.
BNPB juga memberikan update korban banji di Sumatera Barat (Sumbar). Adapun jumlah korban meninggal akibat banjir di Sumbar sebanyak 90 orang.
“Untuk Padang meningkat, justru sekarang nomor dua yang meninggal dunia setelah Sumut korban jiwanya, ada 90 yang meninggal dunia, 85 hilang, 10 luka-luka, ini tambahan yang meninggal dunia baru dilaporkan hari ini itu ada tambahan di Kabupaten Agam,” tandas Suharyanto.







