HALLONEWS.COM – Jembatan talang air di Jalan Kedung Halang, Bogor Utara, Kota Bogor alami kebocoran.
Penyebabnya, karena truk kontainer tersangkut di bawah jembatan air atau talang, akibat ketinggian kendaraan melebihi tinggi jembatan.
Kebocoran akibat rusaknya pipa ini, air mengucur deras ke jalan raya dari atas. Truk kontainer nyangkut di talang air ini terjadi sekitar pukul 1 dini hari tadi.
Petugas yang tiba dilokasi, menemukan selain tumpahan air deras dari atas jembatan, akibat benturan keras, juga betonnya retak dan agak naik.
“Lingkaran keretakan kurang lebih satu meter. Ini harus segera diperbaiki,” kata Nurdin, pengawas lapangan UPT Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jawa Barat kepada wartawan Sabtu 15 November 2025 pagi.
“Jadi benturan kencang itu menyebabkan kebocoran dan air menetes (mengucur) ke jalan,” katanya lagi.
Jembatan air yang melintang di atas Jalan Kedunghalang merupakan aliran air dari Kali Cibalogo.
Jembatan tersebut termasuk saluran irigasi yang pengawasannya menjadi tanggung jawab Dinas SDA Jawa Barat.
Nurdin menyebut jembatan akan diperbaiki agar tidak terjadi kebocoran dan mengganggu arus lalu lintas. Jembatan ini, kata Nurdin, sudah sering kali dihantam truk yang tingginya melebihi batas.
“Segera dilakukan perbaikan. Pasti di cor beton supaya tidak bocor,” ujarnya.
Berdasarkan data, jembatan talang air Kedung Halang ini memiliki tinggi empat meter dari jalan raya sejak awal dibangun.
Namun seiring waktu dan pesatnya pembangunan, sekarang tingginya berkurang jadi 3,8 meter.
“Karena selalu ada perbaikan jalan, tambah aspal, jadi jalan makin tebal. Jadi jarak ke talang berkurang dan sering truk nyangkut di sini,” ungkapnya.
Tim Damkar sempat diterjunkan untuk memotong besi agar tidak membuat kendaraan yang melintas di bawah jembatan tersangkut.
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, M Ade Nugraha mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat yang
meminta bantuan, terkait kejadian ini.
Warga dalam permintaannya meminta untuk memotong besi cor yang melintang berada di bawah jembatan di Jalan Talang, karena rawan menimbulkan kecelakaan.
“Tindak lanjut informasi, tim datang ke lokasi dan lakukan penanganan menggunakan peralatan rescue,” kata Ade Nugraha. (yopy)







