HALLONEWS.COM – Pasangan suami istri Brigita Titis dan Yohanes Hany harap-harap cemas. Putri tunggal mereka, Maria Gabriella atau Gaby, siswi kelas XI SMA Strada St Thomas Aquino, Tangerang, Banten, menghilang secara misterius sejak Rabu (5/11/2025).
Keluarga menduga kuat hilangnya Gaby bukan sekadar pergi tanpa kabar, melainkan ada indikasi penculikan yang cukup serius.
Berdasarkan keterangan yang diterima, Gaby diduga dilarikan oleh seorang pria yang dicurigai terlibat dalam jaringan kejahatan terorganisir.
Laporan resmi mengenai hilangnya Gaby telah disampaikan kedua orang tuanya ke Mapolres Tangerang Kota pada Kamis (6/11/2025), sehari setelah putrinya dinyatakan tak pulang.
Namun hingga beberapa hari berlalu, keluarga mengaku belum melihat perkembangan berarti dalam proses pencarian. “Nomor ponselnya sudah tidak aktif, sehingga polisi kesulitan melacak keberadaannya,” ujar Brigita Titis, ibunda Gaby, dengan nada penuh kecemasan.
Kendala teknis ini disebut menjadi tantangan besar bagi pihak kepolisian. Sementara itu, waktu terus berjalan, membuat kecemasan keluarga kian memuncak.
Brigita tak mampu menahan air mata saat menceritakan kondisi emosionalnya. Bagi dirinya dan suami, Gaby yang baru berusia 16 tahun merupakan segalanya.
“Ini anak perempuan kami satu-satunya, anak pertama setelah keguguran dan jadi kesayangan suami,” lirih Brigita.
Ia meminta masyarakat untuk membantu mencari tahu atau menginformasikan jika melihat anaknya. “Kami hanya ingin anak kami pulang dalam keadaan selamat. Mohon bantuannya siapa pun yang tahu,” ucap dia. (Andhika)







