HALLONEWS.COM– Bank Jakarta mempertegas komitmennya dalam pembangunan lingkungan berkelanjutan.
Bersama PMI DKI Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta, perusahaan daerah itu meresmikan Instalasi Tangki Septic Komunal Berbasis Biogas (Biodigester) di Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo menegaskan, langkah ini adalah wujud nyata dukungan perusahaan terhadap program sanitasi daerah dan pembangunan kota yang bersih serta layak huni.
“Program CSR ini diharapkan menghadirkan manfaat langsung bagi warga, sekaligus memperluas penggunaan energi terbarukan berbasis limbah,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (14/11/2025).
“Implementasi biodigester komunal juga sejalan dengan komitmen Bank Jakarta mendukung SDGs, khususnya tujuan ke-11 tentang kota dan komunitas berkelanjutan,” imbuhnya.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi menambahkan, kontribusi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat dampak sosial di Jakarta.
“Selain program biodigester, Bank Jakarta terus menghadirkan berbagai kegiatan CSR di bidang pendidikan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial kemanusiaan,” kata Arief.
Bank Jakarta lanjut Arief, akan terus menjadi mitra strategis Pemprov DKI Jakarta dan PMI dalam mewujudkan kota yang sehat, hijau, dan berkelanjutan.
“Hal ini sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat melalui program yang relevan dan berkelanjutan,” ucapnya.
Terpisah, Gubernur Pramono menilai model pengolahan sanitasi seperti ini harus diperluas ke kantor pemerintah maupun swasta.
“Sistem seperti ini secara ekonomi membantu, secara kesehatan memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global,” jelas Pram.
Sebagai informasi, peresmian yang bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional ke-61 itu dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, jajaran Pemprov, PMI, Pemkot Jakarta Timur, serta Direksi Bank Jakarta.
Biodigester yang dibangun hasil kolaborasi Bank Jakarta dan PMI ini memproses limbah domestik menjadi biogas yang dapat dimanfaatkan warga sebagai energi alternatif ramah lingkungan.
program CSR ini mendukung percepatan target Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS/ODF) sesuai pilar pertama Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). (ALS)







