HALLONEWS.COM – Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) Bank BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Mohamad Ilham Pradipta (37) di pelataran Polda Metro Jaya, Senin (17/11/2025).
Dua oknum TNI berinisial Serka N dan Kopda FH dihadirkan dalam rekonstruksi itu. Dua oknum TNI mengenakan pakaian berwarna kuning. Di bajunya terdapat tulisan Tahanan Militer.
Dua oknum tersebut memeragakan perannya masing-masing saat menjalani rekonstruksi di pelataran Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Adegan yang dilakoni keduanya berupa pertemuan dengan tim yang disiapkan untuk menculik korban. Serka N sempat bertemu dengan 3 tersangka yakni Dwi Hartono, Johanes Joko, dan Antonius Aditya.
Lalu, N menghubungi Kopda FH kaitannya dengan tim penculik hingga akhirnya FH bertemu tim tersebut di Cijantung, Jakarta Timur.
Rekonstruksi berlangsung terbuka dengan pengamanan ketat. Puluhan personel polisi ikut mengamankan proses rekonstruksi termasuk, Polisi Militer (PM), Kejaksaan, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), serta keluarga korban.
Selain dua oknum TNI, 15 tersangka yang merupakan warga sipil juga turut dihadidkan. Mereka terlihat mengenakan baju tahanan orange dengan kondisi tangan diborgol.
Para tersangka yakni C alias K, DH, AAM, JP, E, REH, JRS, AT, EWB, MU, DSD, AW, EWH, RS, dan AS. Kemudian dua tersangka lainnya dari prajurit TNI mengenakan baju tahanan berwarna kuning yakni Kopda FH dan Serka N.
“Betul rekonstruksi perkara pembunuhan kepala cabang oleh Subdit Jatanras Ditreskrimum PMJ,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.
Sebagai informasi, Ilham tewas usai aksi penculikan di parkiran Lotte Grosir Pasar Rebo, Jakarta. Kejadian itu kemudian viral setelah aksi penculikan terekam kamera CCTV pada 20 Agustus 2025.
Sampai esok harinya jasad Ilham ditemukan tewas di Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Dengan kondisi tragis tangan dan kaki terikat, mata dilakban.
Adapun motif penculikan, para pelaku ingin mengambil uang dalam rekening dormant yang diperkirakan mencapai puluhan miliar. Akibat informasi tersebutlah, Ilham Pradipta selaku Kacab BRI Cempaka Putih turut menjadi target sasaran pelaku. (yamin)







