HALLONEWS.COM – Dalam upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Majalengka dengan Lembaga Pemasyarakatan dalam bidang pembinaan dan pemberdayaan warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Majalengka menerima kunjungan Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, M.M.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Majalengka, Suriyanta L. Situmorang, beserta jajaran struktural.
Bupati Majalengka meninjau berbagai kegiatan pembinaan kemandirian yang tengah berjalan di lingkungan lapas, seperti pelatihan tata boga, keterampilan pertanian, serta pembuatan produk kerajinan warga binaan. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lapas Kelas IIB Majalengka dengan sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait.

Penandatanganan PKS ini bertujuan untuk memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan melalui peningkatan kompetensi kerja, pendampingan usaha produktif, serta perluasan akses pemasaran hasil karya warga binaan pemasyarakatan. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung keberhasilan proses reintegrasi sosial setelah warga binaan kembali ke masyarakat.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, M.M., menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi pembinaan yang telah dilakukan oleh Lapas Kelas IIB Majalengka.
“Saya mengapresiasi langkah progresif yang dilakukan Lapas Majalengka dalam membangun kolaborasi dengan berbagai perangkat daerah. Ini merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan untuk mewujudkan pembinaan yang berkelanjutan, sehingga warga binaan dapat memiliki keterampilan dan semangat baru saat kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Kepala Lapas Kelas IIB Majalengka, Suriyanta L. Situmorang, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata sinergi antara Lapas dan Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan. Pembinaan di Lapas tidak hanya membentuk perilaku, tetapi juga menyiapkan keterampilan dan kemandirian untuk kehidupan produktif setelah bebas.
Melalui sinergi lintas instansi ini, pembinaan diharapkan semakin optimal dan berkelanjutan, sehingga warga binaan termotivasi untuk berkarya dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Dengan demikian, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih erat antara Lapas Kelas IIB Majalengka dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka guna mewujudkan tujuan besar pembinaan pemasyarakatan yang humanis, berdaya guna, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (gin)







