Perangi Hamas, Trump Isyaratkan Beberapa Negara Timur Tengah akan Kirim Pasukan ke Gaza

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: Sky News)

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: Sky News)

HALLONEWS.COM-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengisyaratkan bahwa beberapa negara di Timur Tengah telah menawarkan diri untuk mengirim pasukan ke Gaza guna memerangi Hamas. Ancaman Trump terhadap kelompok Palestina tersebut disampaikan di tengah gencatan senjata yang rapuh di wilayah tersebut.

Melalui media sosial, Truth Social, Trump menyampaikan bahwa beberapa negara Timur Tengah menyambut baik kesempatan untuk memasuki Gaza jika Hamas terus bertindak buruk dan melanggar perjanjian.

Advertisements
Banner Hardee new

“Banyak SEKUTU BESAR kita di Timur Tengah, dan wilayah di sekitarnya, telah secara eksplisit dan tegas, dengan penuh semangat, memberi tahu saya bahwa mereka akan menyambut baik kesempatan, atas permintaan saya, untuk memasuki GAZA dengan kekuatan besar dan ‘meluruskan Hamas kita’ jika Hamas terus bertindak buruk, yang melanggar perjanjian mereka dengan kita,” tulis Trump di Truth Social pada hari Selasa (21/10/2025) sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Trump tidak menyebutkan secara spesifik negara mana saja yang menawarkan diri untuk masuk ke Gaza, tetapi ia secara khusus menyebut Indonesia atas bantuannya di kawasan tersebut.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada negara Indonesia yang besar dan kuat, dan pemimpinnya yang luar biasa, atas semua bantuan yang telah mereka tunjukkan dan berikan kepada Timur Tengah, dan kepada Amerika Serikat,” kata Trump.

Jakarta dan pemerintah lain telah menawarkan untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian guna memulihkan keamanan dan stabilitas di Gaza , tetapi tidak ada negara yang mengatakan bersedia untuk berbenturan langsung dengan Hamas.

“Cinta dan semangat untuk Timur Tengah belum pernah terlihat seperti ini selama seribu tahun! Sungguh indah untuk disaksikan! Saya katakan kepada negara-negara ini, dan Israel, ‘BELUM!’ Masih ada harapan bahwa Hamas akan melakukan apa yang benar,” kata presiden AS.

“Jika mereka tidak melakukannya, akhir dari Hamas akan CEPAT, MARAH, & BRUTAL!”

Israel telah membunuh hampir 100 warga Palestina sejak gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober.

Trump sering melontarkan ancaman serupa kepada Hamas. Namun, belum jelas apa yang bisa dilakukan AS atau kekuatan lain untuk menekan kelompok Palestina tersebut, yang belum dilakukan Israel.

Selama dua tahun terakhir, Israel telah membunuh sebagian besar pemimpin politik dan militer Hamas, sementara juga membunuh lebih dari 68.000 warga Palestina lainnya, meratakan Gaza dengan tanah, dan menimbulkan kelaparan di wilayah tersebut dalam kampanye yang menurut kelompok hak asasi manusia terkemuka dan penyelidik Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah genosida.***

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *